Apakah Sedot Lemak Aman? Kenali Manfaatnya Untuk Kecantikan dan Kesehatan

PANDUILMU.COM - Sedot lemak atau liposuction adalah prosedur bedah untuk menghilangkan lemak tubuh yang tidak diinginkan. Prosedur ini biasanya dilakukan untuk mendapatkan bentuk tubuh ideal, tetapi terkadang juga digunakan untuk mengobati penyakit tertentu.

Apakah Sedot Lemak Aman? Kenali Manfaatnya Untuk Kecantikan dan Kesehatan

Jika sobat Pandu Ilmu tertarik untuk melakukan liposuction, ada baiknya terlebih dahulu mengetahui hal-hal yang akan disampaikan oleh dr. Gwendy Aniko, dokter spesialis bedah syaraf.

Apa itu liposuction?

Definisinya jelas, sedot lemak atau liposuction, artinya ada lemak yang di badan kita yang harus dikeluarkan dari badan dengan menggunakan suatu alat.

Apakah Sedot Lemak Aman? Kenali Manfaatnya Untuk Kecantikan dan Kesehatan


Kapan perlu menjalani liposuction?

 Liposuction biasanya dilakukan ketika pasien datang dengan keluhan bahwa dia besar, tidak bisa gendut, atau mengalami overweight atau obesitas. Namun, tujuan liposuction sebenarnya adalah body contouring, untuk merubah dan memperbaiki bentuk badan sehingga menjadi lebih ideal.

Apa yang perlu diketahui sebelum menjalani liposuction?

 Sebelumnya, setiap operasi memiliki risikonya sendiri, termasuk liposuction. Risiko-risiko ini mencakup irreguleritas kulit, bengkak, memar, dan bahkan risiko yang lebih serius seperti emboli. Emboli adalah kondisi ketika udara atau cairan lainnya masuk ke dalam pembuluh darah.

Apa yang harus dilakukan sebelum liposuction?

Persiapan sebelum liposuction melibatkan pemilihan tujuan yang jelas, pemeriksaan laboratorium, dan pemilihan jenis pembiusan yang sesuai. Pemeriksaan laboratorium dilakukan untuk memastikan tidak ada kondisi kesehatan yang dapat meningkatkan risiko operasi.

Apakah Sedot Lemak Aman? Kenali Manfaatnya Untuk Kecantikan dan Kesehatan


Bagaimana proses liposuction?

Proses liposuction melibatkan pembuatan sayatan kecil di daerah yang akan diambil lemaknya. Cairan khusus juga dimasukkan untuk mempermudah pengangkatan lemak. Kemudian, lemak diambil menggunakan kanul, alat mirip jarum suntik.

Apa yang harus dilakukan setelah liposuction?

Setelah liposuction, penting untuk melakukan kompresi dengan menggunakan bahan khusus. Ini membantu kulit menempel kembali pada jaringan di bawahnya, mencegah kulit menjadi kendur. Kompresi ini harus dipertahankan selama beberapa bulan untuk hasil yang optimal.

Komplikasi apa yang bisa terjadi?

 Komplikasi yang sering terjadi setelah liposuction meliputi bengkak, memar, dan perubahan irreguler pada kulit. Emboli juga merupakan risiko yang serius namun jarang terjadi. Daerah-daerah yang sering diambil lemaknya meliputi perut, pinggang, panggul, paha, dan punggung.

Itulah beberapa pembahasan mengenai liposuction oleh dr. Gwendy Aniko, seorang dokter spesialis bedah syaraf. Semoga informasi ini bermanfaat untuk Anda yang tertarik dengan prosedur ini. Sampai jumpa di pembahasan selanjutnya!

Post a Comment

Lebih baru Lebih lama